Bentuk Kader TBC, STPI Komitmen Mengurangi TBC di Lombok Barat

Lombok Barat – Kecamatan Gunungsari dan Batu Layar merupakankecamatan di Kabupaten Lombok Barat yang memiliki kasus TBC yang tinggi. Diperkirakan dari angka 193 yang menjadi target capaian temuan kasus di Puskesmas Meninting Kecamatan Gunungsari pada tahun 2020 yang ditemukanhanya 25 kasus atau 12,9%. Sedangkan di Kecamatan Batu Layarberdasarkan data dari Puskesmas Sesela tahun 2020 perkiraan target sebanyak 109 kasus tetapi yang ditemukanhanya 4 kasus atau 3,67% dari target.

 

Desa Sandik dan Desa Sesela yang berada di dua kecamatan tersebut merupakan desa dengan kasus TBC yang cukup banyak. Tercatat di data Puskesmas, di Desa Sandik terdapat 11 kasus TBC sedangkan di desa Sesela ditemukan 9 kasus. Diperkirakan masih banyak kasus yang belum ditemukan di dua desa tersebut.

 

Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya penemuan kasus dan pengobatan TBC antara lain: (1) Stigma masyarakat terhadap penyakit TBC (2) Banyak kasus yang tidak di laporkan (3 )Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang TBC (4) Banyak penderita TBC yang tidak mau menjalani pengobatan (5) Ada penderita TBC yang putus obat di tengah jalan (4) Tenaga kesehatan terbatas;dan (6)penggunaan TCM belum maksimal.

 

Oleh karena itu diperlukan sistem pendekatan yang dapat menemukan penderita TBC di masyarakat, mengobati dan mengawasi penggunaan obatnya hingga tuntas dengan cara melibatkan masyarakat desa secara langsung.

Nuriyani dari STPI (Stop TB Paternship Indonesia), membeberkan beberapa faktor yang mejadi rendannya temuan kasus TBC.

 

“Banyak kasus yang tidak di laporkan, Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang TBC, Banyak penderita TBC yang tidak mau menjalani pengobatan, Ada penderita TBC yang putus obat di tengah jalan, Tenaga kesehatan terbatas ;dan, penggunaan TCM belum maksimal.” Bebernya saat wawanara di lokasi pelatihan,Rabu. (16/6/21)

 

Oleh karena itu diperlukan sistem pendekatan yang dapat menemukan penderita TBC di masyarakat, mengobati dan mengawasi penggunaan obatnya hingga tuntas dengan cara melibatkan masyarakat desa secara langsung dengan membentuk dan melatih kader TBC di tingkat desa.

 

“Desa Sandik dan Desa Sesela telah diresmikan sebagai Desa Siaga TBC di Kabupaten Lombok Barat, Desa Siaga TBC ini akan mewadahi  pelibatan masyarakat dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC di desa. Salah satu bentuk pelibatan dan pengembangan kapasitas masyarakat adalah pembentukan kader TBC Desa.”

 

Lebih lanjut, dengan adanya Kader TBC di tingkat desa diharapkan bisa meningkatkan angka temuan di lapangan.

 

“Kader TBC Desa harus memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan penemuan kasus dan pendampingan pasien TBC. Peran penting Kader TBC adalah meningkatkan angka temuan kasus TBC di desa, melakukan pendampingan pengobatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penanggulangan TBC.” Tambahnya.

 

Sebagai bagian upaya memperkuat Kader TBC, Stop TB Partnership Indonesia (STPI) bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sandik dan Desa Sesela akan melakukan pelatihan Kader TBC sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader TBC ini sehingga Kader TBC mampu melakukan peran dan tugas sebagai Kader TBC di Desa Sandik dan Desa Sesela.

Comments

0 comments

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.