in

Ini Remaja Empat Kabupaten/Kota yang Terjaring Balap Liar di Mataram

Para remaja pembalap liar saat didata Tim Reaksi Cepat di depan Dit Samapta Polda NTB

TITIKMEDIA – Sebanyak 32 remaja dari empat kabupaten di Pulau Lombok, Ahad (14/2) dinihari, terjaring Tim Unit Patroli Reaksi Cepat atau UPRC Direktorat Samapta Polda NTB, karena diduga melakukan aksi balap liar di Jalan Udayana dan Gerbang Tembolak Jalan By Pas BIL.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. melalui siaran persnya mengungkapkan, ke-32 remaja tersebut terdata berasal dari empat kabupaten/kota di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Setelah dilakukan pendataan, mereka berasal dari Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, dan Kota Mataram sendiri,” kata Kabid Humas.

Dikatakan, sesuai informasi masyarakat bahwa Jalan Udayana dan Gerbang Tembolak Jalan By Pas BIL, sering digunakan sebagai lokasi balap liar.

“Kami sering mendapat keluhan dari masyarakat terutama pengguna jalan di dua lokasi ini. Ini sangat disayangkan dilakukan oleh remaja-remaja kita, mereka balapan tanpa proteksi diri atau pengaman,” ungkapnya.

Disebutkan, saat menyusuri Jalan Udayana Kota Mataram, Tim UPRC berhasil menjaring 25 remaja yang diduga terlibat dalam balap liar di antaranya inisial Rmdn (17), Sbn (20), SC (18) warga Monjok, Gbn (17) warga Dasan Agung, RY (15) warga Bertais, Hnd (15) warga Sweta, RY (27) warga Jalan Udayana, YP (20) warga Dasan Agung, RH (18) warga Dasan Agung, dan inisial Kmg (15) Monjok.

“Kesepuluh remaja ini adalah warga Kota Mataram, dan salah satu di antara mereka ada yang kedapatan membawa sajam (senjata tajam, red),” katanya.

Sedangkan 15 remaja lainnya merupakan warga Lombok Barat (Lobar) dan Lombok Utara (Lotara) di antaranya KA (16) asal Pengempel, Fz (18) dan Zlf (18) warga Karang Nangka-Lotara, Pdn (16) warga Labuapi, LJ (20) warga Narmada, dan AI (20) serta IA (18) warga Lingsar.

Selanjutnya, MR (15) warga Lilir, Agr (18) dan SJ (19) asal Gunung Sari, And (16) dan RH (16) warga Santong-Lotara, RA (18) Narmada, Glg (19) Sandik, dan MZ (14) asal Lingsar-Lobar.

Sementara itu, dari lokasi balap liar Gerbang Tembolak Jalan By Pas BIL berhasil menjaring tujuh orang, yang diduga terlibat di antaranya inisial Hnf (32) dan Wwn (20) warga Cemara, AM (18) warga Selagalas, Gpr (14) dan Ifn (19) asal Praya-Loteng, Wnd (20) warga Dasan Agung, dan Frd (19) warga Gebang-Kota Mataram.

Dijelaskan, Tim UPRC Dit Samapta Polda NTB melakukan patroli hampir disemua ruas jalan yang ada di Kota Mataram, terutama di ruas jalan yang terindikasi sering dijadikan lokasi balap liar.

“Terutama saat malam akhir pekan atau malam minggu, sering kami mendapat informasi adanya balap liar terutama dari pengguna jalan yang melintas. Tadi malam itu sesuai laporan Ka. Tim UPRC, yang terjaring adalah remaja dari tiga kabupaten/kota yakni Kota Mataram, Lombok Tengah, dan KLU,” jelasnya.

Untuk diketahui, sesuai laporan Kepala Tim UPRC Dit Samapta Polda Ipda Kevin Simatupang, S.Tr.K. dan Aipda I Gede Suparta Yasa, bersama ke-25 remaja yang terjaring Tim UPRC turut diamankan 16 unit sepeda motor berbagai merek, juga satu unit sepeda dayung.

Saat ini ke-32 remaja dan kendaraan yang terjaring Tim UPRC diamankan di Dit Samapta Polda NTB, untuk proses lebih lanjut. (*)

What do you think?