in

SALAM Cemerlang Siapkan Kejutan pada Debat Putaran Pertama Pilkada Kota Mataram

Hj Puju Selly Andayani akan mengikuti debat publik Pilkada Kota Mataram

TITIKMEDIA – Debat putaran pertama para kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Mataram 2020 akan digelar, Kamis (29/10) malam, di Ballroom Hotel Grand Legi Mataram. Para pasangan calon (paslon) Pilkada Kota Mataram akan adu argumen, data, dan fakta seputar ‘Peningkatan Kesejahteraan Rakyat’. Paslon nomor urut 2 Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si. dan TGH. Abdul Manan atau SELMA, yang mengusung jargon Mataram Cemerlang telah menyiapkan kejutan dalam debat, yang akan disiarkan secara langsung oleh Lombok TV Mataram.

mengungkapkan, materi debat yang akan dipaparkan, berbekal pengalaman dalam jabatan birokrasi termasuk pengalaman selaku Penjabat Walikota Mataram.

“Insya Allah, pengalaman di berbagai sektor birokrasi dan Penjabat Walikota Mataram walau sebentar, akan menjadi bekal berharga dalam pemaparan materi debat,” ungkap pemilik nama muslimah Tanzilul Khadijah Amiroh itu.

Selain itu, lanjut perempuan yang akrab disapa Bunda Selly ini, serapan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat Kota Mataram yang ia lakukan, sejak menjabat Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke setiap pasar dan stand perdagangan, hingga ketika blusukan menyisir tiap rumah warga door to door akan menjadi nilai tambah, dalam presentasi dan saat diberi amanah memimpin.

“Kalau Bunda diamanatkan jadi Walikota Mataram, tentu akan kita upayakan bagaimana membahagiakan warga. Ukuran bahagia itu juga bisa diukur dengan kesejahteraan, kalau urusan perut terpenuhi, pasti sehat, dan kalau sudah sehat ngapain ke dokter,” ucapnya sembari mengulas senyum.

Ia juga menuturkan temuannya di lapangan, dimana Kota Mataram hari ini masih memiliki warga yang tidak memiliki rumah. Hal itu menjadi atensi tersendiri bagi duet SALAM menuju Mataram Cemerlang.

“Bahkan ada satu rumah yang diisi 10 orang. Itu sejahteranya bagaimana?,” tanyanya.

Sementara untuk diketahui, selama enam bulan menjadi Penjabat Walikota Mataram pada tahun 2015 silam, perempuan yang memiliki karakter tegas itu telah mampu membuat berbagai gebrakan, diantaranya kenaikan upah (honorarium) pasukan kuning (kebersihan), penertiban pasar beras (lokasi prostitusi ilegal), dan normalisasi saluran air di wilayah rawan banjir. Pun pemberlakuan tunjangan kerja daerah dan kenaikan gaji kepala lingkungan.

“Itu memang sudah kita hitung, dan masih bisa untuk dinaikkan. Kenapa itu tidak dilakukan?,” tandasnya.

Nah, untuk lebih detilnya bagaimana kejutan yang akan digebrak SALAM menuju Mataram Cemerlang, kita tunggu usai debat nanti malam tepat pukul 19.00 Wita. (red)

What do you think?