in

ITDC Siapkan Bukit Wisata “Pink Hill” untuk Manjakan Wisatawan di KEK Mandalika

Salah satu bukit di KEK Mandalika yang akan dijadikan Pink Hill

TITIKMEDIA  – Di tengah kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang menyasar hampir semua kawasan termasuk Pulau Seribu Masjid, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), selain Sirkuit MotoGP Mandalika yang pengerjaannya terus dikebut, PT. ITDC tengah mengembangkan satu proyek baru di KEK Mandalika, yakni Proyek Pink Mandalika atau Pink Hill.

Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan melalui keterangan pers, Rabu (23/9), yang diterima titikmedia.com mengungkapkan bahwa Proyek Pink Mandalika yang dikembangkan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang merupakan BUMN pengembang kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika, NTB, adalah proyek penanaman bunga Bougainville berwarna pink di tujuh bukit.

“Proyek dengan tema Pink Hill ini merupakan proyek atraksi wisata, yang menggabungkan konsep wisata bunga atau wisata alam dengan program konservasi lingkungan,” ungkap Wirawan.

Dikatakan, penanaman yang telah dimulai pada bulan Mei 2020 lalu tersebut dilakukan di seputar area Jalan Khusus Kawasan (JKK), dengan total lahan yang akan ditanami mencapai 26,5 ha yang akan ditanami 500.000 bibit Bougainville warna pink untuk tiga tahun mendatang.

“Pink Hill yang terletak di sekitar JKK ini akan menjadi obyek wisata baru, yang dapat dinikmati oleh wisatawan saat berkunjung ke The Mandalika, sekaligus menjadi pemandangan yang menarik saat berlangsungnya even balap motor di The Mandalika,” ujarnya.

Menurutnya, proyek wisata alam berbasis konservasi lingkungan tersebut, diapresiasi dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Provinsi NTB. Selain itu, proyek itu dilaksanakan dalam bentuk program padat karya, dengan melibatkan masyarakat desa penyangga The Mandalika khususnya masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh kementerian dan lembaga terkait dalam pembangunan Pink Hill. Sampai saat ini proses penanaman berjalan dengan lancar, dan kami yakin dapat menyelesaikan pembangunan tahap pertama pada akhir tahun ini,” katanya.

Sementara pemilihan bunga Bouganville karena ketahanannya terhadap panas dan sesuai dengan iklim tropis Indonesia, kondisi iklim mikro (area pesisir), daerah yang kurang air, dan kecepatan perkembangbiakan. Dimana penanaman tahap I di salah satu bukit dengan luas sekitar 4 ha dan telah ditanam sekitar 16.200 bibit Bouganville pink/ungu dari target penanaman sebanyak 40.000 bibit di tahun 2020.

Untuk diketahui, selain Proyek Pink Mandalika terdapat sejumlah proyek aktif lain dalam kawasan, yang dilaksanakan dengan melibatkan warga sekitar The Mandalika, di antaranya proyek pembangunan pengendali banjir bekerjasama dengan PU Balai Wilayah Sungai, yang menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 34 orang. Selanjutnya, proyek pembangunan jalan akses menuju Gerupuk yang menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 80 hingga 90 orang, dan proyek JKK diperkirakan menyerap tenaga kerja lokal (langsung dan tidak langsung saat proyek masih berjalan) sebanyak kurang lebih 3.000 orang.

“Kami sebagai BUMN pengembang destinasi pariwisata, berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dalam mengembangkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika, seperti yang telah diamanahkan pemerintah kepada kami,” tandas Wirawan.

“Pelibatan masyarakat sekitar The Mandalika untuk menjadi subyek dalam pengembangan destinasi wisata ini, merupakan salah satu fokus perhatian kami sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya warga NTB dan Lombok Tengah yang merasakan manfaat sosial ekonomi dari keberadaan ITDC dan The Mandalika,” tutupnya. (Put)

What do you think?

10 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0