in

S7S Launching Tantangan Wisata Pendakian Tujuh Puncak Tertinggi Sembalun

Gubernur NTB melepas secara simbolis wisata pendakian tantangan yang digelar S7S di Rest Area Sembalun

TITIKMEDIA – Geliat pariwisata di Pulau Lombok khususnya Sembalun seakan belum bergairah, pasca diterjang musibah gempa bumi ditambah mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Tak mau tidur berkepanjangan dan berangan-angan dengan, Ahad (25/10), Komite Sembalun Seven Summits  atau S7S menggelar launching tantangan wisata pendakian tujuh puncak tertinggi di kawasan Sembalun.

Perwakilan S7S Hamka Abdul Malik saat launching mengungkapkan, konsep wisata pendakian yang digagas menyasar wisatawan challenge atau yang menyukai petualangan dan tantangan. Sementara ide S7S terinspirasi dari konsep Word Seven Summits (tujuh gunung tertinggi di dunia dan Indonesia).

“Ini murni ide dan gagasannya dari kami masyarkat lokal, bisa dibilang Sembalun Saven Summit ini produk lokal,” ungkapnya.

Dikatakan, tujuh puncak tertinggi di kawasan perbukitan Sembalun memiliki potensi tantangan wisata pendakian, yang cukup sulit dicari tandingannya. Dimana letusan Gunung Purba Samalas telah meninggalkan karakter unik, dengan geologi kawasan Sembalun yang menarik untuk dikemas sebagai bagian dari sport tourism.

“Intinya, ketujuh puncak bukit yang paling tinggi itu mudah diakses dari Sembalun. Kita pusatkan di Sembalun, meskipun salah satu di antara bukit itu berda di luar wilayah Sembalun,” ujarnya.

Dijelaskan, konsep yang ingin diangkat S7S adalah memberikan pengakuan dan pengharagaan, kepada siapa saja yang pernah menapaki puncak ketujuh bukit tertinggi di Sembalun termasuk Rinjani. Dalam kegiatan tersebut S7S tidak menerapkan batasan usia  dan waktu. Artinya, pengakuan dan penghargaan juga akan diberikan walau pendakian dilakukan sepuluh tahun yang lalu, tentunya dengan bukti photo dan video saat berada di ketujuh puncak bukit dan Rinjani.

“Yang disebut finisher itu kan sudah pernah menggapai ketujuh puncak yang ditetapkan oleh komite. Misalnya ada salah satu finisher pernah naik ke puncak Rinjani tahun 2000, atau pernah ke puncak Bukit Pergasingan tahun 2018, ia berhak diberikan penghargaan sebagai finisher,” jelas Hamka.

Sementara Gubenur NTB H. Zulkieflimansyah dalam kesempatan launching di Rest Area Sembalun itu, menukil sejarah sosok Ibrahim as. dalam pencarian Tuhan-nya. Dimana menurut gubernur dapat dijadikan sebagai motivasi, bagi para pemuda dalam S7S yang akan dirangkai dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92.

“Kalau kita lihat, di depan kita ini menjulang tinggi perbukitan untuk kita daki dan menjelajahi jiwa kita. Semoga hari ini, dengan di launcingnya Sembalun Seven Sammit ini, semoga bermanfaat bagi masyarakat dan selalu bersinergi,” katanya.

Untuk diketahui, ketujuh puncak bukit pendakian selain Rinjani dengan ketinggian 3.726 Mdpl yang ditetapkan Komite S7S, di antaranya Bukit Sempana 2.329 Mdpl, Bukit Lembah atau Gedong 2.200 Mdpl, Bukit Kondo 1.937 Mdpl, Bukit Anak Dara 1.923 Mdpl, Bukit Pergasingan 1.806 Mdpl, dan Bukit Baon Ritif 1.500 Mdpl.

Tampak hadir saat launching, Sekretaris Daerah NTB, Kepala Dispar NTB, Komandan Lanud ZAM, Kepala BTNGR Mataram, Wakil Ketua DPRD NTB, dan Bupati beserta jajaran FKPD Lombok Timur. (wtm-014)

What do you think?

10 points
Upvote Downvote