in

Persentase Lulusan Bekerja jadi Bagian Penting Renstra Unram Tahun 2020-2024

Rektor universitas Mataram (tengah) dalam acara Workshop Renstra Unram tahun 2020–2024

TITIKMEDIA – Persentase lulusan yang pernah bekerja dengan penghasilan di atas 1,2 juta (sesuai Upah Minimum Regional/UMR), menjadi kajian yang dimasukkan dalam Rencana Strategis Univesitas Mataram atau Renstra Unram tahun 2020-2024.

Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, S.H., M.Hum saat finalisasi penyusunan Renstra Unram 2020-2024, Sabtu (19/12), di Hotel Golden Palace, Kota Mataram, yang digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 berpesan, agar Renstra Unram mengacu pada delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam penyusunannya.

“Kedelapan IKU tersebut antara lain persentase lulusan’ yang lulus setahun terakhir dan pernah bekerja selama 0-6 bulan, dengan penghasilan di atas 1,2 UMR, melanjutkan studi dan/atau menjadi wiraswasta,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Prof. Husni, persentase lulusan Program Sarjana/Sarjana Terapan setahun terakhir, yang menghabiskan paling tidak satu semester di luar kampus, persentase dosen tetap yang melaksanakan kegiatan tridharma di kampus lain.

“Berkolaborasi dengan QS500 dan atau bekerja sebagai praktisi minimum enam bulan selama lima tahun terakhir atau bersifat kumulatif,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri berbagai unsur terkait mulai dari unsur pimpinan, unsur Ikatan Alumni, unsur pemerintah daerah, unsur industri, dan mahasiswa tersebut, Rektor Unram kesembilan itu juga mengingatkan aspek lain yang harus dimasukkan dalam Renstra.

“Selain mengacu pada delapan Indikator Kinerja Utama, Renstra Unram juga harus mengacu pada Indikator QS World University Ranking atau QS-WUR, sebagai implikasi dari Visi Unram Berdaya Saing Internasional di tahun 2025,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi Yusron Sa’adi, S.T., M.Sc., Ph.D. melaporkan, Workshop Renstra bertujuan untuk finalisasi draft dokumen Renstra Unram Tahun 2020-2024, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permenbikbud) RI Nomor 22 Tahun 2020.

Output yang diharapkan dari workshop ini adalah tersusunnya Renstra Unram, yang lebih baik dari sebelumnya terutama dalam menentukan arah kebijakan dan strategi kelembagaan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Yusron, tersusunnya target kinerja berdasarkan IKU yang telah ditetapkan Ditjen Dikti Kemendikbud, dan tersusunnya kerangka pendanaan yang menunjang pencapaian (pemenuhan) target kinerja,” tutupnya. (red)

What do you think?