in

Universitas Mataram Kembali Tambah Jumlah Dokter Profesional

Pengambilan sumpah profesi dokter di Universitas Mataram

TITIKMEDIA – Penghujung tahun 2020 Universitas Mataram kembali menambah jumlah dokter profesional, yang dipastikan memiliki jiwa leadershif. Hal itu dibuktikan dengan dikukuhkannya 11 orang dokter baru, Senin (28/12), dalam prosesi Pengambilan Sumpah Dokter ke-38 di Auditorium Fakultas Kedokteran (FK) Unram.

Rektor Unram yang diwakili Wakil Rektor I Bidang Akademik Agusdin, S.E., M.B.A., D.B.A., dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat, kepada para dokter baru yang telah mengambil sumpah profesinya.

Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada berbagai pihak, seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB, dan RSJ Mutiara Sukma dan instansi jejaring lain yang telah banyak berkontribusi, dalam pendidikan dokter di FK Unram.

“Sehingga sukses menghasilkan dokter, yang insya Allah berkualitas dan amanah,” katanya.

Agusdin berpesan kepada para dokter baru, agar melaksanakan tugas secara professional, amanah, dan menerapkan etika kedokteran sesuai dengan ilmu, maupun sesuai dengan sumpah yang telah diikrarkan.

“Anda tidak boleh berhenti menimba ilmu dan mengikuti perkembangan teknologi, karena melanjutkan pengembangan profesionalisme, adalah hal yang tidak dapat ditawar lagi,” ujarnya.

Menurutnya, menjadi dokter profesional harus peka kondisi masyarakat, taat kepada aturan dan norma yang berlaku, senantiasa menjunjung tinggi keselamatan pasien, mengutamakan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien, berfikir serta berkarya untuk kualitas profesi dan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan demikan, seyogyanya Anda telah menjaga nama baik dan menjunjung tinggi reputasi almamater,” ucapnya.

Senada, Dekan FK Unram dr. Hamsu Kadriyan, Sp.T.H.T.K.L (K)., M.Kes. mendorong para dokter baru, untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri, baik dari segi keilmuan maupun dari segi kemampuan manajerial dan kepemimpinan.

“Mudah-mudahan kedepannya, tentu kita berharap generasi-generasi penerus yang dihasilkan oleh Fakultas Kedokteran ini, bisa menjadi leader (pemimpin),” ungkapnya.

“Jadi, tidak hanya profesional di bidang kedokteran, tapi juga menjadi manajer ataupun pemimpin baik di lingkup terkecil hingga level tertinggi,” sebutnya.

Untuk diketahui, 11 dokter baru yang diambil sumpah profesinya terdiri dari delapan orang perempuan dan tiga orang laki-laki.

Tampak hadir dalam acara itu, Wakil Direktur RSUD NTB Bidang Pendidikan dan Penelitian (Diklit) dr. Oky Cahyo Wahyuni Sp.E.M. (red)

What do you think?